|
|
-
Akademik
( 8 Artikel )
Program Pendidikan
Di sana beliau diupasampada pada bulan Februari 1904, dengan nama Ñânatiloka. Segera beliau mulai belajar bahasa Pâli. Setelah enam bulan, beliau mampu berbincang dengan bhikkhu-bhikkhu lainnya dengan bahasa Pâli dan juga telah belajar sebuah karya pengetahuan dalam bahasa Myanmar percakapan sehari-hari. Menjelang akhir tahun 1904, beliau dan Bhikkhu Kosambi Dhammananda dari India, pergi ke daerah perbukitan Myanmar, ke gua meditasi Sagaing yang terkenal, untuk berlatih Samatha Bhâvanâ dan Vipassanâ Bhâvanâ, di bawah bimbingan seorang bhikkhu yang dianggap telah mencapai Arahat. Kalender Pendidikan
Bhikkhu Ñânatiloka kembali ke Srilangka (1905), di mana beliau melanjutkan kesungguhan hatinya belajar bahasa Pâli dan naskah-naskah resmi religius. Waktu itu beliau mulai menerjemahkan Añguttara Nikâya dalam bahasa Jerman, dan akhirnya diterbitkan di Jerman (1907). Ketika berada di Srilangka (1906), beliau bertemu dengan Pangeran Siamese (Prisdang Chomsey) yang untuk alasan politis harus meninggalkan negaranya dan telah ditahbiskan di Srilangka dengan nama Bhikkhu Jinavaravamsa.
|